Page 7 - SECURE_NOVEMBER 2020
P. 7

sekilas jr






                              Jasa Raharja Overview






           Berdasarkan PP No. 8 tahun 1965, terhitung sejak 1 Januari 1965   Based on Government Regulation No. 8 year 1965, as of 1 January
           dibentuk sebuah badan hukum baru dengan nama “Perusahaan   1965 established a new legal entity with the name of “Jasa Raharja
           Negara Asuransi Kerugian Djasa Rahardja”. Perusahaan ini memiliki   State Company General Insurance”.The company carried out
           tu gas  khusus  mengelola  pelaksanaan  UU  No.33  tahun  1964   specific tasks to manage the implementation of Law no. 33 of 1964
           tentang Dana Pertang gungan Wajib Kecelakaan Penum pang, yang   on  finds  of  Compulsory  Passenger  Accidents  Insurance  which
           menyan tuni korban kecela kaan penumpang darat, laut, dan udara,   compensate accident victim passengers on the road, sea, and air,
           dan Undang-Undang No. 34 tahun 1964 tentang Dana Kecelakaan   and Law No. 34 of 1964 about Road Traffic Accident Funds, which
           Lalu Lintas  Jalan,  yang menyantuni  korban  kece lakaan lalu lintas   compensate victims of traffic accidents caused by motor vehicles,
           akibat terta brak kendaraan bermotor, kereta api. Penunjukan PNAK   train. The appointment of PNAK Jasa Raharja service provider for
           Jasa Raharja sebagai pengelola kedua Undang-Undang tersebut   both Laws hasstipulated since January 1st 1965.
           terhitung sejak 1 Januari 1965.                       To handle the increasing heavy tasks, in 1970, PNAK  Jasa
               Untuk menangani tugasnya yang semakin berat, pada tahun   Raharja changed his status into Public Company (Perum)  Jasa
           1970, PNAK  Jasa  Raharja  diubah  statusnya  menjadi  Peru sahaan   Raharja. This change of status stipulated in the Decree of Minister
           Umum (Perum) Jasa Raharja. Perubahan status ini dituangkan dalam   of Finance Republic of Indonesia No. Kep. 750/KMK/IV/II/1970 on
           Surat Keputusan Menkeu RI No. Kep.750/KMK/IV/II/1970 tanggal 18   November 18, 1970, as a continuation to the promulgation of Law
           November 1970, yang merupakan tindak lanjut dikeluarkannya UU   No. 9 of 1969 of the Forms of State-owned Enterprises.
           No.9 tahun 1969 tentang Bentuk-Bentuk Badan Usaha Milik Negara.  In 1978, based on Government Regulation no.34 in 1978 and
              Pada tahun 1978, berdasarkan PP N0.34 tahun 1978 dan melalui   through  the  Decree  of  the  Minister  of  Finance  of  Republic  of
           SK  Menkeu  RI  No.  523/KMK/013/1989,  Jasa  Raharja  diberi  tugas   Indonesia No. 523/KMK/013/1989, Jasa Raharja assigned the new
           baru mener bitkan surat jaminan dalam bentuk  Surety  Bond dan   task to provide construction contract bond of Surety Bond and
           kemudian dikem bang kan pula usaha Asuransi Aneka.  developed Aneka Insurance there after.
              Mengingat usaha yang ditangani Perum Jasa Raharja semakin   Considering the increase of business  which are dealt  with
           bertam bah luas, maka pada tahun 1980 ber da sarkan PP No. 39   Perum  Jasa Raharja, subsequently in 1980 according to the
           tahun 1980, status  Jasa Raharja diubah lagi menjadi Perusahaan   Government Regulation no. 39 1980, Jasa Raharja status modified
           Perseroan  (Persero)  dengan  nama  PT (Persero) Asuransi Kerugian   to be Liability Company (Persero) with the name of PT (Persero)
           Jasa Raharja. Kemudian pendiriannya di ku kuhkan dengan  Akta   Asuransi Kerugian Jasa Raharja. Then her principle confirmed with
           Notaris Imas Fatimah, SH No.49 tahun 1981 tanggal 28 Februari 1981,   a Notarial Deed Imas Fatimah, SH no.49 1981 dated February 28,
           yang telah beberapa ka li diubah dan ditambah terakhir de ngan Akta   1981, who has several times changed and augmented with the last
           Notaris No.1 tanggal 1 Agustus 2012 yang dibuat di hadapan Julius   notary deed no 1 dated 1st of August 2012 made in the presence of
           Purnawan SH., M.Si., notaris di Jakarta.           Julius Purnawan SH., M.Si., notary in Jakarta.
               Pada tahun 1994, sejalan dengan diterbitkan UU No.2 tahun 1992   In  1994,  in  line with  the  published  Law  No.  2  of  1992  about
           tentang Usaha Perasuransian, terhitung mulai 1 Janu a ri 1994, Jasa   insurance entity, starting from 1 January 1994, Jasa Raharja released
           Raharja melepaskan usaha nonwajib dan surety bond dan kembali   non-mandatory surety bond business and return to pursue social
           men a lan  kan  program  asuransi  sosial yaitu  seba  gai  pengelola  UU.   insurance programs as the executive of Law No. 33 and 34 of 1964.
              j
           No. 33 dan 34 tahun 1964.                             Back to the main task, clearly renders  Jasa Raharja more
              Kembali menjalankan tugas pokok, jelas membuat Jasa Raharja   concentrate to the best service provider. Now Jasa Raharja has
           makin fokus memberikan pelayanan ter baiknya. Kini  Jasa Raharja   extensive  network with  one  headquarters,  29  branch  offices,  63
           telah memiliki jaringan kerja yang luas dengan 1 Kantor Pusat, 29   representative  offices,  67  Jasa  Raharja  Service  Offices  (KPJR),
           Kantor  Cabang,  63  Kantor  Perwakilan,  67  Kantor  Pelayanan  Jasa   and 1.646 Jasa Raharja officers in joint service offices with Samsat
           Raharja (KPJR), dan 1.646 Kantor Pelayanan Bersama Samsat yang   scattered throughout the provincial capital and district.
           tersebar di seluruh Ibukota Provinsi dan Kota/Kabupaten.  As an effort to improve services, extensive cooperation with
              Sebagai langkah meningkatkan pela yan an, beragam kerja   the Jasa Raharja’s partner also continued to be done. Such as Jasa

           sama dengan para mitra kerja  Jasa Raharja ju ga terus dilakukan.   Raharja signed MoU on handling road traffic accident and public
           Di antaranya  Jasa Raharja melakukan penandatanganan MoU   passengers  victims  with the National Police (Ditlantas) and the
           penanganan korban kecelakaan lalu lintas jalan dan penumpang   Ministry of Health, particularly with the various hospital throughout
           umum dengan Polri (Ditlantas) dan Kementerian Kesehatan dalam   Indonesia.
           hal ini dengan berbagai rumah sakit se-Indonesia.     The encouragement in providing better services continues to

              Semangat memberikan pelayanan ter baik ini lah  yang terus   be built within Jasa Raharja officer.
           dibangun in san Jasa Raharja.
                                                                                        November 2020  |
   2   3   4   5   6   7   8   9   10   11   12